Ketua ISNU Jatim Sebut Ma’arif NU Harapan Masa Depan

isnujatim.org - Keberadaan sekolah yang berada di bawah pengelolaan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU memiliki makna strategis. Karena di dalamnya ada pengkaderan, pengajaran, dan mencerdaskan. Yang tidak kalah penting adalah mengembangkan manusia, wawasan pendidikan dan karakter.

 

“Tentu, LP Ma’arif NU memiliki kelebihan, satu di antaranya akhlakul karimah,” kata M Mas’ud Said, Senin (18/01/2021).

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur tersebut mengemukakan bahwa yang tidak kalah dikembangkan adalah kemampuan skil, akademik, dan keunggulan lain. Belum lagi kemampuan bahasa asing seperti Arab dan Inggris, juga pelajaran seperti matematika, biologi, teknologi, dan lain sebagainya.

 

Dalam pandangan Direktur Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut, LP Ma’arif NU memberikan pelajaran yang bersumber langsung dari Ahlussunnah Wal Jama’ah yang bisa membuat peserta didik memiliki karakter. Apalagi hal tersebut ditopang para pendidik dan kiai selaku panutan dalam kehidupan.

 

“Dengan demikian memiliki keunggulan, misalnya ada mata pelajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah, para guru adalah juga kiai yang memiliki uswah hasanah dalam menguatkan karakter,” terangnya.

 

Menurutnya, hal itulah yang membuat para murid tidak saja lulus di bidang pendidikan akademik dan skil, moralitasnya juga dijaga.

Dirinya tidak menampik keluarganya berlatar belakang dari LP Ma’arif NU. Bahkan anak-anaknya juga sekolah yang berasaskan yang sama.

 

“Saya sendiri adalah produk yayasan Ma’arif,” bangganya. Demikian juga putra-putrinya sekolah formal di Sabilillah yang merupakan lembaga favorit di Kota Malang dan milik NU, lanjutnya.

 

Guru Besar Ilmu Administrasi Unisma tersebut menambahkan, LP Ma’arif NU harus dijaga dan bahu-membahu dalam proses pembangunan. Hal tersebut demi kemajuan dan perkembangan di masa mendatang

 

“Oleh sebab itu, kita harus saling bergandengan tangan agar guru, lulusan, tenaga kependidikan, pendanaan, gedung-gedung, perpustakaan, dan kemudian juga fasilitas lain harus dikuatkan,” jelasnya.

 

Mantan Staf Khusus Menteri Sosial RI ini berharap LP Ma’arif NU di masa mendatang menjadi lembaga pendidikan yang lebih unggul. Juga menjadikan generasi NU menentukan arah peradaban Indonesia.

 

“Saya berharap saat NU memasuki abad kedua yaitu 2026, LP Ma’arif menjelma menjadi lembaga pendidikan unggulan yang menjadikan Indonesia dan NU lebih bermartabat, menjadikan generasi emas yang bisa mengisi dan menentukan peradaban ke depan,” harapnya.

 

Di ujung penjelasan, Mas’ud optimis akan masa depan LP Ma’arif NU yang maju dan berkembang dengan melakukan kerja sama. Dan hal tersebut bisa terwujud dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tersistem. Pada saat yang sama melakukan kerja sama dengan sejumlah kalangan seperti kementerian pendidikan di kabupaten, kota dan provinsi. 

 

“Tapi yang paling bagus adalah mandiri atas kekuatan sendiri,” pungkasnya.